Pimpinan Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah dalam hal ini diwakili oleh Sekertaris II Drs. Alwi Muhammad menghadiri pembukaan Indonesia Sharia Economic Festival  (ISEF) 6th yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (13/11/19)

Penyelenggaraan ISEF 2019 sendiri mengangkat tema Sharia Economy for Stronger and Sustainable Growth dan berlangsung pada tanggal 12 – 16 November 2019 di JCC, Jakarta.

Pembukaan ISEF secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden RI KH. Maruf Amin. adapun rangkaian kegiatan ISEF 2019 terdiri dari pertemuan internasional dan forum tingkat tinggi, konferensi dan tayang bincang (talkshow) internasional, forum investasi, temu bisnis (business matching), konsultasi bisnis (business coaching) serta pameran internasional.

Di tengah beragam agenda acara internasional, ISEF 2019 tetap menyertakan pelaku UMKM syariah dan pesantren sebagai bentuk inklusivitas strategi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia dalam rangka mendukung pengembangan ekosistem rantai nilai halal.

Kegiatan ISEF 2019 merupakan puncak dari kegiatan ekonomi dan keuangan syariah berskala regional dan nasional melalui Festival Ekonomi Syariah (FESyar) yang telah diselenggarakan di beberapa wilayah di Indonesia yaitu di regional Sumatera (Palembang), KTI (Banjarmasin), dan Jawa (Surabaya).

Melalui ISEF 2019, Indonesia berpeluang untuk mengambil posisi sebagai strategic reference dari analisis ekonomi dan arah kebijakan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah global dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai sebagai pusat rujukan ekonomi dan keuangan syariah global.

Drs. Alwi Muhammad mewakili pimpinan PP As’adiyah  mengungkapkan bahwa sebanyak 220 pondok pesantren hadir dalam acara tersebut dan termasuk pondok pesantren As’adiyah pusat Sengkang Kab. Wajo.