Media Center As’adiyah — Santri Pondok Pesantren As’adiyah kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Nasional Pencak Silat Hasanuddin Championship 2 yang digelar di GOR Sudiang, Makassar, pada 26–28 Desember 2025. Dalam kejuaraan tingkat nasional tersebut, para santri berhasil meraih puluhan medali dari berbagai kategori pertandingan.
Kejuaraan yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini mempertandingkan sejumlah nomor tanding dan seni. Santri As’adiyah tampil di beberapa gelanggang dan menunjukkan performa kompetitif sejak hari pertama hingga partai final.
Pada Jumat–Sabtu (26–27 Desember 2025), sejumlah santri berhasil mengamankan posisi juara ketiga dan melaju ke babak final. Di Gelanggang 1, Abizar, Salsa, dan Fitrah meraih medali perunggu, sementara Julya melaju ke partai final. Di Gelanggang 2, Alif, Alul, Andri, dan Lulu masing-masing meraih juara tiga, sedangkan Arlen tampil hingga babak final. Sementara itu, Gelanggang 3 mencatatkan raihan perunggu dari Anzar, Putri, dan Naura pada kategori seni tunggal, serta dua finalis atas nama Asep dan Yankes.
Puncak pertandingan berlangsung pada Ahad (28 Desember 2025). Sejumlah santri As’adiyah berhasil naik podium juara. Izhar tampil gemilang dengan meraih medali emas, disusul Qiara yang juga mempersembahkan emas pada kategori solo kreatif senjata. Selain itu, May menyumbangkan dua medali perak dari kategori tunggal tangkos dan tunggal senjata, sementara Aura dan Arlen menambah raihan medali perunggu.
Secara keseluruhan, hingga akhir kejuaraan, kontingen santri Pondok Pesantren As’adiyah mencatat perolehan sementara 6 medali emas, 4 medali perak, dan 12 medali perunggu. Hasil ini menempatkan As’adiyah sebagai salah satu kontingen yang diperhitungkan dalam kejuaraan tersebut.
Prestasi ini menjadi bukti konsistensi pembinaan olahraga pencak silat di lingkungan Pondok Pesantren As’adiyah, sekaligus menunjukkan bahwa santri mampu berprestasi di tingkat nasional tanpa meninggalkan identitas kepesantrenan. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus mengembangkan potensi di bidang olahraga dan seni bela diri.(nm)