
Sengkang (Media Center As’adiyah) — Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah, AG. Prof. Dr. Nasaruddin Umar, mengajak para santri untuk membangun hubungan yang harmonis dengan alam sebagai bagian dari proses pendidikan dan pembentukan karakter.
Pesan tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan ke Kampus III As’adiyah Macanang, Kabupaten Wajo. Di hadapan para santri dan pengurus pesantren, Nasaruddin menekankan bahwa lingkungan sekitar bukan sekadar tempat hidup, tetapi juga sumber pembelajaran yang mengandung nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan.
“Belajarlah mencintai Macanang. Rawat pohon-pohon dan tanaman yang ada di sekitar kita karena mereka juga guru tempat kita belajar,” ujar Anre Gurutta Nasaruddin.
Menurutnya, setiap pohon yang tumbuh di lingkungan pesantren akan menjadi saksi perjalanan para santri dalam menuntut ilmu. Karena itu, menjaga dan merawat alam merupakan bagian dari pendidikan yang tidak kalah penting dibanding pembelajaran di ruang kelas.
Ia bahkan mengingatkan agar santri membiasakan diri menghargai seluruh makhluk hidup, termasuk serangga yang ada di sekitar mereka.
“Jangan biasakan diri bersikap merusak terhadap makhluk hidup. Dari hal-hal kecil seperti menjaga tumbuhan dan menghargai kehidupan serangga, kita belajar menjadi pribadi yang penuh kasih.” pesan Anre Gurutta.
Menteri Agama RI itu meyakini bahwa keberkahan akan hadir ketika manusia mampu bersahabat dengan alam dan menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Jika kita bersahabat dengan alam, kita akan mendapatkan ketenangan dan keberkahan dari alam semesta,” kata Anre Gurutta.
Dalam kesempatan tersebut, Anre Gurutta Nasaruddin juga mengingatkan pentingnya membiasakan zikir dan mengawali setiap aktivitas dengan membaca Basmalah. Ia mengajak para santri untuk menjaga keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional.
“Jangan lupa membaca Basmalah ketika memulai pekerjaan. Selamat belajar. Fokuskan akal, fokuskan pikiran, dan fokuskan batin,” tutur Anre Gurutta.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan H. Ali Yafid, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo H. Muhammad Subhan, serta jajaran pengurus dan pimpinan satuan pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren As’adiyah.(jo/nm)
Memiliki lahan yang potensial untuk pengembangan dan pemusatan pendidikan, khususnya pendidikan berbasis pondok pesantren. Untuk itu, Pondok Pesantren As’adiyah membuka peluang partisipasi umat dalam mendukung cita-cita luhur tersebut melalui Program Wakaf Produktif.
Hubungi Kami
Meriahkan Kemah Baden Powell’s Day 2025, MAS As’adiyah Putri Sengkang Raih Juara Umum
Santri MTs As’adiyah Putri Pusat Sengkang Raih Prestasi dalam Perlombaan Seni se-Kabupaten Wajo
Guru Madrasah Aliyah Putri Sengkang Raih Juara III Lomba Media Pembelajaran Tingkat Nasional
MAS As’adiyah Putri Sengkang Raih Juara 3 Pada Parade Paskibra Sekolah Tingkat SMA/SMK/MA SE-SULAWESI SELATAN di MAN Wajo
MAS As’adiyah Putra Macanang Raih Juara 3 Parade Paskibra Sekabupaten WajoPondok Pesantren As’adiyah
JL. Masjid Raya No. 100 Sengkang 90941, Sulawesi Selatan Kab. Wajo, Indonesia
