Media Center As’adiyah — Universitas Islam As’adiyah (Unisad) Sengkang menggelar Rapat Senat Terbuka yang dirangkaikan dengan pembukaan kuliah Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Lantai 3 Unisad, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum pengukuhan mahasiswa baru sebagai bagian dari sivitas akademika Unisad. Rektor Universitas Islam As’adiyah, Gurutta Dr. Hj. Indo Santalia, M.Ag., menyampaikan bahwa sejak pengukuhan tersebut, mahasiswa baru secara akademik, hukum, dan moral telah resmi menyandang status sebagai mahasiswa Unisad Sengkang.
“Mulai hari ini anak-anakku sekalian, Anda, kalian sudah resmi menyandang status sebagai mahasiswa Universitas Islam As’adiyah Sengkang,” ujar Gurutta Indo Santalia dalam sambutannya.
Dalam arahannya, Gurutta Rektor Unisad mengingatkan mahasiswa untuk tidak menjadikan perkuliahan semata-mata sebagai jalan untuk memperoleh ijazah. Menurut Gurutta, proses menuntut ilmu perlu dilandasi niat ibadah serta diimbangi dengan penguasaan pengetahuan dan teknologi.
Gurutta juga mendorong mahasiswa untuk memadukan kekuatan spiritual dengan kemampuan digital. Mahasiswa yang memiliki kemampuan keagamaan, termasuk hafalan Al-Qur’an, diharapkan tetap mengembangkan kompetensi teknologi dan kecakapan menghadapi perkembangan zaman.
Selain itu, Gurutta Indo Santalia mengajak mahasiswa menjadikan kampus sebagai rumah peradaban. Menurut Gurutta, terdapat tiga hal penting yang perlu dibangun selama menjalani pendidikan di Unisad, yakni pemahaman Islam Wasathiyah, budaya akademik, dan integritas.
Islam Wasathiyah diarahkan sebagai pemahaman Islam yang moderat, toleran, serta mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sementara itu, budaya akademik diwujudkan melalui sikap jujur dan kritis, termasuk menjauhi praktik plagiarisme dan perundungan. Integritas juga ditekankan sebagai bagian dari tanggung jawab mahasiswa dalam menjaga nama baik diri, keluarga, dan almamater.
Pada kesempatan tersebut, mahasiswa juga didorong memanfaatkan masa studi selama empat tahun untuk mengembangkan pengalaman di luar kegiatan perkuliahan. Mahasiswa diharapkan aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan, kompetisi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai kegiatan pengembangan diri.
Unisad saat ini memiliki tiga fakultas dan program pascasarjana dengan sekitar sembilan program studi serta didukung kurang lebih 89 dosen. Kampus juga memiliki berbagai organisasi kemahasiswaan dan menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri.
Program internasional menjadi salah satu kesempatan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa. Pada 2025, mahasiswa Unisad mengikuti KKN internasional di Malaysia dan Singapura. Sementara pada 2026, mahasiswa Unisad juga mengikuti kegiatan PPL sekaligus KKN di Thailand.
Gurutta Rektor selanjutnya mengingatkan mahasiswa agar mempersiapkan diri menghadapi berbagai persoalan yang akan dihadapi masyarakat di masa mendatang. Persoalan tersebut antara lain kemiskinan, stunting, radikalisme, perubahan iklim, serta perkembangan teknologi yang berlangsung cepat.
“Negara butuh kalian, Sulsel butuh kalian, Wajo butuh kalian, dan Unisad menitip harapan sangat besar kepada kalian,” kata Gurutta.
Menutup arahannya, Gurutta Indo Santalia menekankan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya diukur melalui Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Mahasiswa juga diharapkan memiliki pengalaman organisasi, keterampilan, kemampuan sosial, serta kematangan spiritual sebagai bekal setelah menyelesaikan pendidikan.
Pembukaan Tahun Akademik 2026/2027 tersebut sekaligus menjadi awal perjalanan akademik mahasiswa baru Unisad dalam menempuh pendidikan tinggi dan mengembangkan kapasitas diri sebagai calon intelektual muslim yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing global.(nm)
Tampilan halaman yang Anda lihat saat ini bersifat sementara. Website Pondok Pesantren As'adiyah Pusat Sengkang sedang dalam proses migrasi ke platform baru yang lebih cepat, rapi, dan optimal.
Beberapa fitur mungkin belum sempurna. Versi final akan segera hadir. Terima kasih atas pengertian dan doanya.
🌐 asadiyahpusat.org - Mode Migrasi

