
Melalui via zoom Bupati Wajo H. Amran Mahmud mengikuti dzikir dan doa bersama, Ikhtiar Bathin As’adiyah Mengetuk Pintu Langit. Minggu 18 Juli 2021
Zikir dan doa bersama di pimpin oleh Gurutta KH. Abdul Waris Ahmad Imam Besar Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang berlangsung secara virtual melalui aplikasi zoom dan streaming As’adiyah Channel, diikuti ribuan peserta dari tingkat pusat, cabang As’adiyah, Alumni dan santri dari berbagai daerah.
Amran Mahmud yang juga Wakil Direktur Pasca-Sarjana IAI As’adiyah Sengkang, mengurai berbagai kebijakan Pemkab Wajo dalam menangani corona. Termasuk satu bulan terakhir, Wajo masuk ke zona kuning setelah tiga bulan berturut-turut mampu mempertahankan zona hijau.
“Di Sulsel sudah ada beberapa yang masuk zona merah dan zona orange. Dan untuk Wajo, kita masih zona kuning, karena satu bulan terakhir ada penambahan yang terkonfirmasi positif,” ujar Amran Mahmud.
Ia berharap, semoga zona kuning ini tidak meningkat ke zona orange atau merah, agar pelaksanaan shalat Idul Adha bisa tetap dilakukan sesuai rencana di masjid, mushallah dan lapangan.
Selain itu, pihaknya juga sudah mengambil kebijakan menunda pembelajaran tatap muka setelah melihat perkembangan secara nasional, maupun bertambahnya angka positif di Wajo. Ini dimaksudkan demi menjaga anak-anak kita.
Pihaknya, lanjut dia, tidak ingin mengambil resiko dengan membolehkan sekolah tatap muka dengan kondisi sekarang. Apalagi sarana-prasarana kesehatan di Wajo belum terlalu memadai. Ditambah, Wajo dan sejumlah daerah di Sulsel, kekurangan tenaga kesehatan, seperti doktor ahli paru-paru.
Meski demikian, pihaknya sangat berharap, agar peningkatan kasus covid bisa ditekan secepatnya, sehingga persiapan proses pembelajaran tatap muka bisa dilakukan lagi pasca-lebaran Idul Adha.
“Mudah-mudahan pasca-lebaran tidak ada penambahan signifikan dan kejadian luar biasa, sehingga kita juga bisa mempersiapkan lagi pembelajaran tatap muka,” papar kepala daerah bergelar doktor ini.
Dalam kesempatan ini, Amran Mahmud secara khusus menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar As’adiyah yang terus berikhtiar dan berdoa, serta bersama pemerintah dalam menghadapi situasi sulit seperti saat ini.
Termasuk bersama mengajak umat dan masyarakat untuk tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan di setiap melakukan aktivitas. Mengingat, Pemkab Wajo masih melonggarkan berbagai aktivitas. (*)
Memiliki lahan yang potensial untuk pengembangan dan pemusatan pendidikan, khususnya pendidikan berbasis pondok pesantren. Untuk itu, Pondok Pesantren As’adiyah membuka peluang partisipasi umat dalam mendukung cita-cita luhur tersebut melalui Program Wakaf Produktif.
Hubungi Kami
Meriahkan Kemah Baden Powell’s Day 2025, MAS As’adiyah Putri Sengkang Raih Juara Umum
Santri MTs As’adiyah Putri Pusat Sengkang Raih Prestasi dalam Perlombaan Seni se-Kabupaten Wajo
Guru Madrasah Aliyah Putri Sengkang Raih Juara III Lomba Media Pembelajaran Tingkat Nasional
MAS As’adiyah Putri Sengkang Raih Juara 3 Pada Parade Paskibra Sekolah Tingkat SMA/SMK/MA SE-SULAWESI SELATAN di MAN Wajo
MAS As’adiyah Putra Macanang Raih Juara 3 Parade Paskibra Sekabupaten WajoPondok Pesantren As’adiyah
JL. Masjid Raya No. 100 Sengkang 90941, Sulawesi Selatan Kab. Wajo, Indonesia
