Sabtu, 18-05-2024
  • Selamat datang di situs Pondok Pesantren As'adiyah Pusat Sengkang | Telah dibuka Pendafatan Santri Baru Tahun Pelajaran 2024/2025 untuk info selengkapnya silahkan visit psb.asadiyahpusat.org

AG. Prof. Nasaruddin Umar Hadiri Peringatan Hari Jadi Wajo Ke-624

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Sengkang (Media Center PP As’adiyah) – Dengan pakaian adat bugis, Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Anregurutta (AG) Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA menghadiri peringatan Hari Jadi Wajo (HJW) Ke-624. Kamis 4 Mei 2023

Peringatan HJW Ke-624 berlangsung di Lapangan Merdeka Sengkang, hadir Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan H. Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Wajo H Amran Mahmud, Wakil Bupati Wajo H. Amaran, sejumlah Anggota DPRI, Forkopimda Sulsel, Forkopimda Kab. Wajo, Organisasi Perangkat Daerah, dan sejumlah pejabat lainnya.

Kedatangan Anregurutta Prof. Nasar bersama rombongan pejabat lainnya disambut dengan Tari Paduppa (Tari Selamat Datang) selanjutnya peringatan HJW diawali lagu Indonesia Raya dan setelah itu pembacaan sejarah Wajo oleh Ketua DPRD H. Andi Alauddin Palaguna dan sambutan Bupati Wajo H. Amran Mahmud

Amran Mahmud menjelaskan, Peringatan Hari Jadi Wajo (HJW) diperingati tanggal 29 Maret setiap tahunnya, namun bertepatan dengan bulan suci Ramadhan akhirnya ditunda, sehingga pelaksanaan HJW baru kita adakan hari ini.

Dengan tema “Sipammase-Mase Ki Bangkitkan Wajo” HJW kali ini diisi berbagai kegiatan, diantaranya : Jalan Sehat, Pameran UMKM, Penanaman Murbey, Panen Murbey dan mengunjungi Rumah Ulat serta pemberian bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Sulsel.

Wajo berarti bayangan atau bayang-bayang (wajo-wajo). Di bawah bayang-bayang (wajo-wajo, bahasa Bugis, artinya pohon bajo) diadakan kontrak sosial antara rakyat dan pemimpin adat yang sepakat membentuk Kerajaan Wajo. Perjanjian itu diadakan di sebuah tempat yang bernama Tosora yang kemudian menjadi ibu kota kerajaan Wajo. Ada versi lain tentang terbentuknya Wajo, yaitu kisah We Tadampali, seorang putri dari Kerajaan Luwu yang diasingkan karena menderita penyakit kusta. Beliau dihanyutkan hingga masuk daerah Tosora. Kawasan itu kemudian disebut Majauleng, berasal dari kata maja (jelek/sakit) oli’ (kulit). Konon kabarnya beliau dijilati kerbau belang di tempat yang kemudian dikenal sebagai Sakkoli (sakke’=pulih; oli=kulit) sehingga beliau sembuh.

Selain mengikuti peringatan HJW, Ketua Umum AG. Prof. Nasar, juga akan menghadiri Silaturahim Nasional dan Halal Bihalal Pondok Pesantren As’adiyah yang akan berlangsung pada Sabtu 6 Mei 2023 di Masjid Agung Ummul Quraa, Jl. Masjid Raya Sengkang (jo)

Pengumuman


  • Pendaftaran Qurban 1444 H

  • Yuk Bayar Bayar Zakat Fitrah !

  • Twibbon PSB 2023

Pondok Pesantren As’adiyah

JL. Masjid Raya No. 100 Sengkang 90941, Sulawesi Selatan Kab. Wajo, Indonesia

0853 3344 4993

info@asadiyahpusat.org

www.asadiyahpusat.org