Media Center As’adiyah — Perjalanan pengabdian Gurutta Dr. H. Basnang Said, S.Ag., M.Ag., menempuh lintasan panjang dari lingkungan pesantren, ruang kelas madrasah, perguruan tinggi, hingga birokrasi Kementerian Agama Republik Indonesia. Alumni Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang tersebut kini dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI.
Gurutta Basnang Said lahir di Soppeng, 2 Desember 1976. Pendidikan keagamaannya mulai terbentuk sejak menempuh pendidikan di MIS As’adiyah Ugi Baru Mapilli, Polewali Mandar, pada 1986 dan SDA No. 185 Lompulle pada 1987. Pendidikan kemudian dilanjutkan di MTs I Putera hingga MA Putera Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang dan ditamatkan pada 1993.
Lingkungan pesantren menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya. Pendidikan yang dijalani di As’adiyah membentuk pengalaman keilmuan dan kehidupan sebagai santri sebelum ia melanjutkan pengabdian di bidang pendidikan dan pemerintahan. Dari lingkungan tersebut, perjalanan Gurutta Basnang Said kemudian berkembang ke berbagai daerah dan institusi pendidikan Islam.
Pada 2005, Gurutta Basnang Said diangkat sebagai CPNS dan bertugas sebagai guru Bahasa Arab di MTsN 1 Tinambung. Setahun kemudian, ia mendapat amanah di lingkungan akademik sebagai Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Al Asy’ariyah Mandar (Unasman) hingga 2010, kemudian melanjutkan kiprah akademiknya di UIN Alauddin pada 2011.
Pengabdiannya di daerah juga berlanjut ketika ia bertugas di MAN 1 Polewali pada 2009. Setelah itu, pada 2012, Gurutta dipercaya menjadi Kepala MAN Mamuju. Pengalaman tersebut mempertemukannya secara langsung dengan berbagai persoalan dan kebutuhan pendidikan Islam di tingkat daerah.
Karier Gurutta Basnang Said kemudian berlanjut ke tingkat pusat. Pada 2014, Gurutta ditarik ke Kementerian Agama RI dan dipercaya sebagai Kepala Seksi Kurikulum Madrasah. Empat tahun kemudian, pada 2018, Gurutta mendapat promosi sebagai Kepala Subdirektorat Kurikulum Madrasah pada jenjang eselon III.
Perjalanan di lingkungan Kementerian Agama terus berlanjut. Pada 2024, Gurutta Basnang Said dipercaya memimpin secara teknis sebagai Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren). Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya dalam menangani kebijakan dan tata kelola pendidikan keagamaan serta pesantren di tingkat nasional.
Pada 2026, Gurutta Said resmi dilantik sebagai Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia. Amanah tersebut menempatkannya pada posisi strategis dalam pengelolaan kebijakan pesantren secara nasional.
Perjalanan dari santri As’adiyah, guru madrasah, kepala madrasah, akademisi, hingga pejabat di lingkungan Kementerian Agama menjadi bagian dari rekam pengabdian Gurutta di bidang pendidikan Islam. Amanah sebagai Dirjen Pesantren sekaligus menjadi babak baru dalam kiprahnya untuk mengawal kebijakan dan pengembangan pesantren di Indonesia.
Bagi keluarga besar Pondok Pesantren As’adiyah, perjalanan tersebut menjadi bagian yang membanggakan. Dari lingkungan pesantren di Sengkang, Gurutta Basnang Said melanjutkan pengabdiannya hingga dipercaya menjalankan amanah pada tingkat nasional.(nm)
Tampilan halaman yang Anda lihat saat ini bersifat sementara. Website Pondok Pesantren As'adiyah Pusat Sengkang sedang dalam proses migrasi ke platform baru yang lebih cepat, rapi, dan optimal.
Beberapa fitur mungkin belum sempurna. Versi final akan segera hadir. Terima kasih atas pengertian dan doanya.
🌐 asadiyahpusat.org - Mode Migrasi
