
Media Center As’adiyah – Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah, Gurutta Dr. KH. Muhyiddin Tahir, S.Ag., M. TH.I menerima kunjungan Persatuan Komuniti Bugis (PKB) Sabah Malaysia pada Kamis, 8 Agustus 2024 di Rumah Jabatan Ketua Umum PP Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang.
Gurutta Muhyiddin, didampingi Sekertaris Jenderal PP As’adiyah Gurutta Drs. H. Andi Muhammad Hasbih Gani, M.Si menyambut hangat kedatangan rombongan PKB Sabar Malaysia, sembari bercerita perkembangan Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Gurutta menyampaikan bahwa jumlah santri dan santriwati yang diasuh sekitar 6.000 anak dari berbagai tingkatan, mulai dari RA, MI/SDA dan Perguruan Tinggi, juga disinggung Cabang2 As’adiyah yang bertebaran di berbagai Provinsi termasuk Cabang Tawao Malaysia.
Sementara dari Rombongan PKBS Ustadz Muh. Amin, mengungkapkan bahwa salah satu tujuan kami melakukan lawatan ini adalah ingin melihat langsung Pondok Pesantren As’adiyah yang sekian tahun sudah kesohor hingga ke Sabah. ungkapnyq
Jauh sebelum adanya Cabang As’adiyah di Sabah, lanjut Ustadz Muh. Amin, Pondok Pesantren As’adiyah sudah dikenal. ada beberapa alumni (masih berguru pada Anregurutta Fuang Ngaji Sade) yaitu Tuan Guru Marzuki Tahir, beliau inilah yang pertama datang ke Sabah Malaysia untuk menyampaikan dakwah.
Sebenarnya ada beberapa nama, ada nama Ust Hamzah yang biasa dipanggil Tuan Guru Hamzah,,
Tuan Guru Hamzah ini punya cerita tersendiri pada saat ia dikirim ke Sengkang untuk belajar ke Pondok Pesantren As’adiyah, ia bercerita bahwa :
ᨓᨛᨈᨘ ᨀᨘ ᨉᨗᨔᨘᨑᨚ ᨑᨗ ᨕᨅᨚᨀᨘ ᨍᨚᨀ. ᨑᨗ ᨔᨙᨏ ᨆᨔᨗᨀᨚᨒ ᨉᨙ ᨊᨆᨈᨛᨑᨘ ᨔᨗᨀᨚᨒᨀᨘ ᨊᨔᨅ ᨑᨘᨈᨘ ᨀ ᨔᨙᨏ …
Selain dari itu, kami juga ingin mengetahui bahwa apakah saudara2 kami yang di Sulawesi ini masih menggunakan bahasanya sendiri sebagai bahasa sehari-hari (ᨕᨛᨃ ᨆᨘᨕᨗ ᨁ ᨆᨅᨗᨏᨑ ᨕᨚᨁᨗ, ᨕᨍ ᨕᨆᨊ ᨔᨘᨇᨘ ᨕᨚᨁᨗ ᨕᨙ ᨕᨛᨃᨕᨙ ᨑᨗ ᨆᨒᨕᨗᨔᨗᨐ ᨆᨀᨘ ᨆᨛᨊᨗ ᨆᨒᨗᨈᨘᨈᨘᨕᨗᨓᨗ ᨓᨗᨏᨑ ᨕᨚᨁᨗᨊ ᨊᨕᨗᨐᨀᨗᨐ ᨑᨗ ᨈᨊ ᨕᨘᨁᨗ ᨒᨛᨎᨛ ᨊᨗ ᨕᨚᨁᨗ ᨊ,,, ᨕᨀᨚ. ᨈᨊᨗᨐ ᨄᨉᨕᨗᨉᨗ ᨆᨒᨗᨈᨘᨈᨘᨕᨗᨓᨗ ᨄᨁᨃᨊ ᨈᨛᨉᨙᨊᨗ ᨆᨈᨘ )
Satu hal juga yang membuat kami sedih dan khawatir,, penulisan aksara bugis di berbagai tempat khususnya di Sulawesi ini sangat minim, kami di sana setiap nama jalan tertulis aksara bugis di bawahnya. jelasnya
Selain kunjungan ke berbagai tempat dan Pondok Pesantren, Rombongan PKBS kembali menjenguk para Leluhurnya di daerahnya masing2 sehingga lawatannya itu disebut MARUDDANI.
Usai pertukaran cendra-mata, Rombongan bergeser ke Mesjid Jami’ Sengkang sebagai Cikal Bakal lahirnya Pondok Pesantren As’adiyah dan selanjutnya diarahkan ke Kampus 2 Lapongkoda.
Rombongan dikawal oleh Gurutta Wakil Ketua Umum dan Kesekretariatan, hingga beliau meninggalkan Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang menuju ke Kab. Bone.
Tennafodo fada engka Qi siuddaning nassabari natosiloronge’ng werekkada natofada siita rufa faime’ng
Insya Allah Amin Amin Amin
Salama’Qi mane’ng. Ucap Gurutta
Memiliki lahan yang potensial untuk pengembangan dan pemusatan pendidikan, khususnya pendidikan berbasis pondok pesantren. Untuk itu, Pondok Pesantren As’adiyah membuka peluang partisipasi umat dalam mendukung cita-cita luhur tersebut melalui Program Wakaf Produktif.
Hubungi Kami
Meriahkan Kemah Baden Powell’s Day 2025, MAS As’adiyah Putri Sengkang Raih Juara Umum
Santri MTs As’adiyah Putri Pusat Sengkang Raih Prestasi dalam Perlombaan Seni se-Kabupaten Wajo
Guru Madrasah Aliyah Putri Sengkang Raih Juara III Lomba Media Pembelajaran Tingkat Nasional
MAS As’adiyah Putri Sengkang Raih Juara 3 Pada Parade Paskibra Sekolah Tingkat SMA/SMK/MA SE-SULAWESI SELATAN di MAN Wajo
MAS As’adiyah Putra Macanang Raih Juara 3 Parade Paskibra Sekabupaten WajoPondok Pesantren As’adiyah
JL. Masjid Raya No. 100 Sengkang 90941, Sulawesi Selatan Kab. Wajo, Indonesia
