
Media Center As’adiyah – Gurutta Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., MH., selaku Ketua Yayasan As’adiyah Pusat Sengkang berkunjung di salah satu cabang As’adiyah di Sebatik. Dalam kunjungan ini Gurutta Bunyamin menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M yang dilaksanakan di Masjid Nurul Huda, Sungai Nyamuk, Sebatik, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara yaitu salah satu cabang yang berada di perbatasan Indonesia Malaysia, Senin (22/09/2025). Gurutta Bunyamin memberikan tausiyah mengangkat tema penguatan kurikulum berbasis cinta, kemandirian ekonomi, dan persatuan umat.
Dalam tausiyahnya, Gurutta Bunyamin menekankan pentingnya membangun kurikulum berbasis cinta sebagai fondasi pendidikan generasi muda, khususnya para santri. Gurutta menyebutkan lima aspek utama yang harus ditanamkan, yaitu cinta kepada Allah, cinta kepada Rasulullah, cinta kepada orang tua, cinta kepada tanah air, dan cinta kepada sesama.
“Dengan cinta, akan lahir generasi yang berakhlak mulia, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ungkap Gurutta.
Lebih jauh, Gurutta Bunyamin menegaskan bahwa Rasulullah SAW merupakan teladan sempurna, tidak hanya dalam akhlak dan kepemimpinan, tetapi juga dalam membangun kemandirian ekonomi. Rasulullah dikenal sebagai sosok pedagang yang jujur, pekerja keras, dan peduli terhadap sesama.
“Umat Islam tidak boleh lemah secara ekonomi. Kemandirian dan kekuatan ekonomi adalah syarat penting agar umat dapat memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” tegas Gurutta.
Selain itu, Gurutta juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan umat. Menurut Gurutta, kejayaan Islam di masa Rasulullah berawal dari kuatnya ukhuwah dan kebersamaan.
“Dengan persatuan, umat Islam akan mampu menghadapi tantangan zaman sekaligus menjadi rahmat bagi seluruh alam,” tambah Gurutta.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kanwil Kemenag Kaltara, H. Taufik Rahman, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Maulid di Sebatik sebagai wujud kecintaan umat kepada Rasulullah SAW. Gurutta menegaskan bahwa momentum Maulid harus dimaknai sebagai penguat karakter generasi muda.
“Santri dan generasi muda Kaltara harus kita siapkan agar cerdas, berakhlak, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” ujar Gurutta.(nm)
Memiliki lahan yang potensial untuk pengembangan dan pemusatan pendidikan, khususnya pendidikan berbasis pondok pesantren. Untuk itu, Pondok Pesantren As’adiyah membuka peluang partisipasi umat dalam mendukung cita-cita luhur tersebut melalui Program Wakaf Produktif.
Hubungi Kami
Meriahkan Kemah Baden Powell’s Day 2025, MAS As’adiyah Putri Sengkang Raih Juara Umum
Santri MTs As’adiyah Putri Pusat Sengkang Raih Prestasi dalam Perlombaan Seni se-Kabupaten Wajo
Guru Madrasah Aliyah Putri Sengkang Raih Juara III Lomba Media Pembelajaran Tingkat Nasional
MAS As’adiyah Putri Sengkang Raih Juara 3 Pada Parade Paskibra Sekolah Tingkat SMA/SMK/MA SE-SULAWESI SELATAN di MAN Wajo
MAS As’adiyah Putra Macanang Raih Juara 3 Parade Paskibra Sekabupaten WajoPondok Pesantren As’adiyah
JL. Masjid Raya No. 100 Sengkang 90941, Sulawesi Selatan Kab. Wajo, Indonesia
