
MQK Internasional, Lapongkoda – Liaison Officer (LO) atau petugas pendamping peserta menjadi sosok penting di balik suksesnya Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Internasional 2025 di Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang. Mereka bukan sekadar menemani, tapi juga menjadi jembatan komunikasi antara peserta, pembina, hingga tamu undangan dengan panitia.
Wardah, salah satu LO yang bertugas mendampingi peserta dari Sumatera Utara, menceritakan pengalamannya. Menurutnya, peran LO cukup kompleks dan penuh tanggung jawab (30/09/2025).
“Tugas utamanya itu mendampingi peserta. LO terbagi dalam tiga perwakilan, ada dari mahasiswa yang mendampingi peserta, ada dari Kemenag yang mendampingi pembina, serta perwakilan kanwil yang mendampingi tamu-tamu kanwil dari berbagai daerah,” kata Wardah saat ditemui di lokasi, Selasa (1/10/2025).
Namun, menjadi LO bukan perkara mudah. Wardah mengaku kendala bahasa sering jadi tantangan terbesar.
“Bahasa menjadi tantangan terbesarnya, karena saya sendiri mendampingi orang-orang dari luar daerah. Kadang saya refleks menggunakan bahasa daerah sendiri, sementara mereka tidak mengerti,” ujarnya sambil tersenyum.
Selain urusan bahasa, kesiapan mental dan kemampuan beradaptasi juga jadi kunci penting. Wardah berusaha memahami karakter peserta yang ia dampingi supaya mereka merasa nyaman selama mengikuti rangkaian MQK Internasional 2025.
“Yang saya persiapkan itu lebih pada cara beradaptasi dengan orang-orang dari daerah yang saya dampingi. Saya takut ada sikap saya yang membuat mereka kurang nyaman. Bahkan saya mencoba belajar sedikit demi sedikit bahasa daerah mereka,” tambahnya.
Di balik gemerlap panggung utama, para LO inilah yang memastikan semua berjalan lancar. Mereka menjaga komunikasi, memastikan peserta merasa diperhatikan, dan membantu panitia menyelesaikan berbagai kendala di lapangan.
Peran mereka membuktikan, kesuksesan MQK Internasional 2025 tak hanya lahir dari sorotan kamera dan podium utama, tapi juga dari kerja keras tim pendukung yang rela jadi garda terdepan tanpa banyak sorotan.(dr/nm)
Memiliki lahan yang potensial untuk pengembangan dan pemusatan pendidikan, khususnya pendidikan berbasis pondok pesantren. Untuk itu, Pondok Pesantren As’adiyah membuka peluang partisipasi umat dalam mendukung cita-cita luhur tersebut melalui Program Wakaf Produktif.
Hubungi Kami
Meriahkan Kemah Baden Powell’s Day 2025, MAS As’adiyah Putri Sengkang Raih Juara Umum
Santri MTs As’adiyah Putri Pusat Sengkang Raih Prestasi dalam Perlombaan Seni se-Kabupaten Wajo
Guru Madrasah Aliyah Putri Sengkang Raih Juara III Lomba Media Pembelajaran Tingkat Nasional
MAS As’adiyah Putri Sengkang Raih Juara 3 Pada Parade Paskibra Sekolah Tingkat SMA/SMK/MA SE-SULAWESI SELATAN di MAN Wajo
MAS As’adiyah Putra Macanang Raih Juara 3 Parade Paskibra Sekabupaten WajoPondok Pesantren As’adiyah
JL. Masjid Raya No. 100 Sengkang 90941, Sulawesi Selatan Kab. Wajo, Indonesia
