As’adiyah Raih Mandaya Awards 2026 atas Capaian Kemandirian Ekonomi Pesantren

N.M
Editor
Selasa, 27 Oktober 2026 | 71x
As’adiyah Raih Mandaya Awards 2026 atas Capaian Kemandirian Ekonomi Pesantren


Media Center As’adiyah — Pondok Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang, Kabupaten Wajo, menerima penghargaan Mandaya Awards 2026 kategori Lembaga Sosial Ekonomi Pesantren Mandiri. Penyerahan piala penghargaan dilaksanakan pada Selasa (27/10/2026) di Aula Plaza BPJamsostek.

Penetapan As’adiyah sebagai penerima penghargaan tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan yang diterbitkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia pada 21 Oktober 2026. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil penjurian yang melibatkan unsur Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Agama, dan Kementerian Koperasi.

Dalam proses penilaian, dewan juri melakukan kurasi, verifikasi, dan validasi data secara komprehensif. Aspek yang menjadi pertimbangan meliputi kesesuaian indikator penilaian, perkembangan kelembagaan, serta capaian program pemberdayaan dan kemandirian ekonomi pesantren.

Pada penerimaan piala tersebut, Pondok Pesantren As’adiyah diwakili oleh Direktur SDM, Keuangan, dan Pengembangan Badan Usaha Milik Pesantren (BUMPES), Adv. M. Yunus, S.H., CPLA. Keberadaan BUMPES menjadi bagian dari upaya pengembangan ekonomi mandiri di lingkungan As’adiyah melalui pengelolaan usaha yang mendukung keberlanjutan pesantren.


Yunus menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penetapan As’adiyah dalam kategori Mandiri menjadi hal yang membanggakan bagi Pondok Pesantren As’adiyah. Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian sesaat, tetapi juga dapat dipertahankan dan dikembangkan pada masa mendatang. Ia turut berharap adanya dukungan dari kementerian dan pihak penyelenggara untuk memperkuat sumber daya manusia serta membuka akses jejaring kerja sama bagi pengembangan kemandirian pesantren.

“Kami berharap capaian ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut dan setidaknya dipertahankan pada masa mendatang. Kami juga berharap Pondok Pesantren As’adiyah dapat memperluas jejaring kerja sama dengan pesantren lain. Selain itu, kami mengharapkan dukungan dari kementerian, koordinator pemberdayaan, dan pihak penyelenggara, khususnya melalui pendampingan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta perluasan akses jejaring, agar upaya pengembangan kemandirian pesantren dapat berjalan lebih optimal,” tuturnya.

As’adiyah Pusat Sengkang menjadi satu dari tiga pesantren penerima penghargaan kategori Lembaga Sosial Ekonomi Pesantren Mandiri, bersama Pondok Pesantren Sunan Drajat Kabupaten Lamongan dan Pondok Pesantren Al-Ittifaq Kabupaten Bandung. Sementara itu, kategori Rintisan diberikan kepada Pondok Pesantren Mahasiswa Aswaja Nusantara Kabupaten Sleman, Pondok Pesantren Al-Ibrohimy Kabupaten Bangkalan, dan Pondok Pesantren Raudhatul Irfan Kabupaten Ciamis.


Mandaya Awards 2026 memberikan apresiasi kepada pesantren berdasarkan perkembangan kelembagaan serta capaian program pemberdayaan dan kemandirian ekonomi. Penghargaan yang diterima As’adiyah diharapkan menjadi dorongan untuk terus memperkuat pengelolaan usaha pesantren, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperluas kerja sama dengan pesantren lain dalam mengembangkan kemandirian ekonomi. (nm)