Dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Pondok Pesantren As’adiyah utamanya dibidang pengajian atau halaqah dan tahfidz Qur’an. Pengurus Pusat PP. As’adiyah gelar rapat bersama pimpinan lembaga pendidikan dalam lingkup As’adiyah di rumah jabatan Pimpinan Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah, Jalan Masjid Raya Sengkang pada Rabu 1 Agustus 2018.

Rapat dimulai sekitar pukul 20.00 dengan 2 agenda yakni mengenai jadwal pengajian dan perkembangan tahfidz Qur’an. Pertemuan tersebut secara lansung di pimpin Oleh Anregurutta (AG) KH. Muhammad Sagena, MA Pimpinan Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyan dan di dampingi Drs.H. Andi Syarulyali Razak, M.Ag Sekjen Pontren As’asdiyah serta dihadiri pimpinan lembaga pendidikan dalam lingkup As’adiyah. diawal rapat Drs. H. Andi Syarulyali Razak menyampaikan sejarah bedirinya As’adiyah diawali dengan mangaji tudang (halaqah) dan inilah ciri khas dari pesantren As’adiyah yang suda ada sejak AG.KH.Muh. As’ad hingga sampai sekarang. dari pengajian ini banyak melahirkan Ulama dan alumni alumni yang berkualitas.

kegiatan pembelajaran halaqah sendiri di Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, dilaksanakan di beberapa tempat, Pertama di Masjid Agung Ummul Quraa Jln Masjid Raya Sengkang, yang diikuti oleh para santri Ma‘had Ali. Kedua, di Masjid Jami’ Jln KH.Muh As’ad yang diikuti oleh santri Madrasah Tsanawiyah Putri. Ketiga, di Masjid al-ihlash Kampus Lapongkoda, yang diikuti oleh santri Madrasah Tsanawiyah Putra. Keempat, di Masjid Kampus Macanang (Kecamatan Majauleng), yang diikuti oleh santri Madrasah Aliyah Putra. Kelima, di gedung Kampus Lapongkoda, yang diikuti oleh santri Madrasah Aliyah Putri. sedangkan untuk tafdifz Qur’an  bertempat di Masjid Jami, Ummil Hasana Lompo dan Pattirosompe.

AG.KH. Muhammad Sagena menegaskan bahwa metode pengajian kita tidak ada yang berubah masi menggunakan beberapa kitab klasik standar, seperti tafsir, hadis, fikih, maupun tasawuf. beliau juga memepercayakan kepada seluruh pimpinan lembaga untuk berinovatif membangun As’adiyah selama itu tidak bertentangan dengan nilai ke As’adiyaan sendiri.

Mudir Ma’had Aly Gurutta Dr.KH. Muhiddin Tahir, M.Th.I ungkapkan bahwa pesantren yang setiap malam digelar habis magrib ini bukan hanya diperuntukkan bagi kalangan mahasantri Ma’had Aly saja namun juga juga bisa diikuti masyarakat luas secara lansung ataupun dengan mendengarkan melalui Radio As’adiyah yang suda ada sejak AG.KH. Yunus Martan.

Dalam rapat tersebut juga diwacanakan pengurus pusat akan membuka cabang As’adiyah di Makassar. Alhamdulillah tempat sudah ada tinggal perencanaan kedepan apaka awalnya kita buka lembaga tahfidz Qur’an ucap Gurutta Drs.KH. Idman Salewe, M.Th.I.