Setelah sempat tertunda peresmian Masjid Al-Ikhlas pada bulan Maret 2019 lalu akibat pandemi Covid-19. Hari ini Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang meresmikan Masjid Al-Ikhlas Zul-Jama’ah Al As’adiyah sekaligus peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Senin (9/11/20)

Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Ikhlas Zul-Jama’ah Al As’adiyah, tepatnya dalam kompleks Pondok Pesantren As’adiyah Jalan Veteran No. 46 Sengkang Kab. Wajo

Atas nama keluarga besar H. Ahmad Melleng, menyampaikan permohonan maaf kepada Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah dan khususnya pada segenap pembina dan santri jika pembangunan Masjid ini tidak sesui waktu yang telah kami targetkan. Tutur Rostan, S.Pd.I dalam sambutannya mewakili H. Ahmad Melleng

Kami juga momohon maaf apabila dalam pekerjaan ada kekurangan atau tidak sesuai pengharapan kita. Ungkapnya

Kami sekeluarga H. Melleng Bin Lade mewakafkan Masjid ini kepada Pondok Pesantren As’adiyah sebagai sarana pendidikan dan tempat ibadah.

Kami Berharap kepada segenap Anregurutta dan pengurus agar senantiasa mendoakan kami sekeluarga diberi kesehatan begitupula keberkahan pada kehidupan kami di dunia dan lebih – lebih diakhirat nanti. Ungkap H. Ahmad Melleng dalam hal ini diwikil oleh Rostan, S.Pd.I, keluarga beliau.

Anregurutta Dr. H. Muhyiddin Tahir, M.Th.I mengatakan, Masjid yang dulunya bernama Al-Ihklas ini luas sebelumnya hanya 23X23 dan Alhamdulillah pada tanggal 27 desember 2017 peletakan batu pertama oleh Bapak H. Melleng dan Alhamdulillah selesai pada bulan Maret 2019.

Masjid yang berukuran 30X30 persegi ini diberi nama Masjid Al-Ikhlas Zul-Jama’ah Al As’adiyah, dimana penambahan nama Zul-Jama’ah merupakan nama orang tua dari pewakaf Bapak H. Melleng yakni Zulaiama Jemma. Untuk pembangunan masjid ini sendiri menelan anggaran 7 Miliyar 750 ribu rupiah. Jelasnya