Dalam rangka Pembelajaran Tatap Muka (PTTM) Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang menggelar pertemuan dengan seluruh Kepala tingkatan dan tim gugus Covid-19 Pontren As’adiyah. Sabtu 10 Juli 2021

Pembelajaran Tatap Muka (PTTM) bisa saja kita berlakukan dengan syarat tetap mengacu pada SKP 4 Menteri, kemudian daerah tersebut masuk pada zona hijau dan juga perlu diperhatikan surat edaran dan juga paling penting berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Tutur Ketua I bidang pendidikan Pondok Pesantren Gurutta KH. Idman Salewe

Tentu dengan kita berlakukan PTTM ini bukan hanya tanggung jawab Tim Gugus covid tapi yang paling punya tanggung jawab besar adalah Kepala Madrasah itu sendiri. Ungkapnya

Ketua tim gugus covid19 KH. Subhan menambahkan, untuk bisa dilakukan PTTM ini tentu harus mengacu pada regulasi yang ada, teknis pelaksanaan PTTM kita kembalikan kepada kepala tingkatan tentu dengan prokes yang sangat ketat dan paling penting setiap tingkatan bersiap memenuhi prosudur yang diberlakukan pemerintah karena ini adalah tanggung jawab kita semua. Tegasnya

Dalam rapat diputuskan tanggal 24 Juli 2021 akan di adakan pembelajaran tatap muka secara bertahap, namun dengan catatan harus memenuhi persyaratan dan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Sementara itu ditempat yang sama Gurutta Muhyiddin mengajak kepada seluruh Muballigh As’adiyah dan masyarakat Wajo untuk melakukan hening cipta Indonesia dengan berdo’a dari rumah pada hari ini Sabtu 10 Juli 2021 Pukul 11.07

Dengan berdo’a dari rumah kita berharap pandemi ini cepat berakhir. Tutupnya

Mengheningkan cipta dilakukan dengan berdiam diri, merenung, berdoa, mengenang mereka yang telah gugur.

Hadir Wakil Ketua Umum Gurutta KH. Muhyiddin Tahir, H. Andi Syahrulyali Razaq Sekjend PP As’adiyah, KH. Idman Salewe Ketua Bidang Pendidikan, Alwi Muhammad Sekertaris II PP As’adiyah, Ketua Tim Covid-19 KH. Muhammad Subhan dan seluruh Kepala tingkatan