Muktamar As’adiyah, Di Agendakan Hadir Wapres, Kapolri, Wakil Ketua MA dan 3 Menteri

Jelang pelaksanaan Muktamar As’adiyah XV, Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Gurutta KH. Muhyiddin Tahir, bersama Ketua Panitia Muktamar mengikuti Rapat koordinasi bersama Pemkab Wajo, TNI dan Polri. Senin (28/11/22)

Rapat dipimpin oleh Bupati Wajo H. Amaran Mahmud, Wakil Bupati Wajo H. Amran, bersama Danrem 141/Toddopuli. Brigjen TNI Djashar Djamil S.E M.M dan Ketua DPRD Wajo H. Andi Alauddin Palaguna

Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk menyatukan visi terkait kedatangan Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin membuka kegiatan Mukatamar XV As’adiyah pada 3 Desember 2022 di Kota Sengkang

Ketua Panitia Muktamar, H. Bunyamin Yafid paparkan rundown pembukaan Muktamar As’adiyah, akan dibuka secara resmi Wakil Presiden RI pada 3 Desember 2022 sekitar pukul 9.45 waktu pagi, sembari menjelaskan sejarah, profil pimpinan As’adiyah dari masa kemasa

As’adiyah adalah ajaran wasathiyah, kata Bunyamin, sampai hari ini dan samapai ahir zaman, tidak menyebarkan paham redakalisme, tidak menyebarkan konsep kiri dan kanan tapi As’adiyah ini moderat, sehingga tema Muktamar ini adalah “Transformasi Nilai-nilai Wasathiyah As’adiyah Menuju Indonesia Tangguh dan Bermartabat” karena As’adiyah punya andil, punya peran dalam kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga bendera As’adiyah tidak bisa dipisahkan dengan bendera Indonesia. tuturnya

Jadi tidak ada ceritanya almuni As’adiyah mengajarkan kekerasan dan mengajarkan khilafa, pasti NKRI ini adalah harga mati bagai kami alumni As’adiyah. ujarnya

Selain kedatangan Wakil Presiden RI, juga di agendakan hadir Kapolri Listyo Sigit, Menteri Dalam Negeri diwakili Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Wakil Ketua Mahkama Agung Andi Samsan Nganro, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta AG. KH. Nasaruddin Umar, Dirjen Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI H. Kamaruddin Amin berserta pejabat lainnya. ungkapnya (jo)