As’adiyah Kirim Sejumlah Santri ke PPSN VI 2026, Bawa Pulang Pengalaman dan Nilai Persaudaraan
Media Center As’adiyah — Pondok Pesantren As’adiyah mengirimkan santrinya yang salah satunya ialah Andi Nailah Sakinah, santriwati PDF Ulya As’adiyah Sengkang untuk mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 yang berlangsung pada 30 September hingga 6 Oktober 2026 di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kegiatan berskala nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Pesantren, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, bekerja sama dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka ini menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, kebangsaan, dan keterampilan hidup bagi Pramuka Santri dari berbagai daerah di Indonesia.
Bagi Andi Nailah Sakinah, keikutsertaan dalam PPSN VI menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya berkaitan dengan kegiatan kepramukaan dan perlombaan, tetapi juga kesempatan untuk memperluas pergaulan serta belajar dari keberagaman budaya dan latar belakang peserta. Ia mengaku senang mendapat kesempatan menjadi bagian dari perkemahan nasional tersebut.
Menurutnya, salah satu hal paling berkesan selama mengikuti PPSN VI adalah pertemuannya dengan sesama Pramuka Santri dari berbagai daerah. Interaksi tersebut memberinya pemahaman bahwa kepramukaan tidak hanya berkaitan dengan baris-berbaris, perkemahan, atau kompetisi, tetapi juga menanamkan nilai persaudaraan, kerja sama, kebersamaan, dan sikap saling menghargai.
“PPSN ke-6 juga mengajarkan saya banyak hal, mulai dari keberanian untuk mencoba hal baru, belajar dari kekurangan, menghargai proses, hingga memahami bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan,” ungkap Andi Nailah Sakinah dalam kesannya.
Ia menilai pengalaman, perjuangan, dan persahabatan yang terjalin selama kegiatan memiliki arti penting dalam proses pembentukan dirinya sebagai Pramuka Santri. Berbagai momen kebersamaan yang dilalui selama perkemahan menjadi kenangan yang ingin terus dijaga, sekaligus bekal untuk mengikuti kegiatan kepramukaan pada masa mendatang.
PPSN VI Tahun 2026 mengusung tema “Pramuka Santri Nusantara: Membentuk Karakter, Merawat Lingkungan, Meneguhkan Kebangsaan, dan Berdaya Saing Global.” Selain memperkuat keterampilan kepramukaan, kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai keislaman, moderasi beragama, kepedulian sosial, serta kesadaran menjaga lingkungan melalui pendekatan ekoteologi.
Andi Nailah berharap PPSN dapat terus berkembang dan menjadi ruang bagi Pramuka Santri dari seluruh Indonesia untuk meningkatkan kemampuan, mengembangkan prestasi, serta mempererat persaudaraan. Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam perlombaan, tetapi juga berakhlak mulia, mandiri, tangguh, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, serta masyarakat.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada panitia, pendamping, pembina, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya PPSN VI Tahun 2026. Menurutnya, kerja keras berbagai pihak telah menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi para peserta.
Keikutsertaan santri As’adiyah dalam PPSN VI menjadi bagian dari pengalaman pendidikan di luar lingkungan pesantren yang mempertemukan pembelajaran kepramukaan dengan nilai persaudaraan, kemandirian, dan kebangsaan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi santri untuk terus mengembangkan diri serta mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.(nm)


