Make-up Sulit Luntur Saat Kena Air, Bagaimana Status Wudhunya?
Media Center As’adiyah — Penggunaan make-up zaman sekarang menjadi hal yang hampir tidak bisa lepas dari sebagian perempuan muslim. Namun, yang perlu diperhatikan adalah penggunaan make-up atau kosmetik tahan air yang dibawa ketika hendak melaksanakan ibadah shalat. Pasalnya, produk kosmetik yang membentuk lapisan penghalang air dapat memengaruhi sahnya wudhu.
Persoalan tersebut dibahas dalam Podcast Tanya Gurutta yang mengangkat tema taharah (bersuci), bersama Gurutta KH. Nurdin Maratang, S.Ag.
Dalam penjelasannya, Gurutta menyampaikan bahwa kosmetik yang tidak dapat ditembus air dan menghalangi air sampai ke kulit menyebabkan wudhu tidak sah.
“Kalau itu bedak seperti itu tidak tembus air, itu tidak sah wudhunya,” jelas Gurutta.
Gurutta menegaskan, keberadaan penghalang pada anggota tubuh yang wajib dibasuh dalam wudhu dapat menyebabkan wudhu tidak sah. Sebab, air harus sampai ke bagian tubuh tersebut sebagaimana ketentuan dalam bersuci.
“Ketika ada penghalang pada anggota badan wudhu, maka tidak sah wudhu,” kata Gurutta.
Meski demikian, Gurutta menjelaskan bahwa kosmetik yang luntur ketika terkena air dan tidak menghalangi air sampai ke kulit tidak menjadi masalah dalam pelaksanaan wudhu.
“Tapi kalau ada bedak yang ketika kena air luntur, tidak menghalangi air, itu tidak apa-apa,” ungkap Gurutta.
Penjelasan tersebut menjadi pengingat bagi pengguna kosmetik, khususnya para muslimah, untuk lebih memperhatikan kandungan dan karakteristik produk yang digunakan, terlebih kosmetik dengan klaim waterproof. Jika produk tersebut membentuk lapisan yang menghalangi air menyentuh kulit, lapisan itu perlu dibersihkan sebelum berwudhu agar air dapat mengenai anggota tubuh yang wajib dibasuh.(ht)


