Pondok Pesantren As’adiyah Hadir dalam Wajo Bershalawat pada Festival Danau Tempe 2026

N.M
Editor
Senin, 05 Oktober 2026 | 66x
Pondok Pesantren As’adiyah Hadir dalam Wajo Bershalawat pada Festival Danau Tempe 2026


Media Center As’adiyah — Pondok Pesantren As’adiyah turut mengambil bagian dalam pelaksanaan Wajo Bershalawat sebagai salah satu rangkaian Festival Danau Tempe (FDT) 2026 di Lapangan Merdeka Sengkang, Minggu (5/10/2026) malam. Kehadiran As’adiyah tampak dalam rangkaian utama kegiatan melalui keterlibatan Anre Gurutta Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar serta Syubbanul Khair Ma’had Aly As’adiyah.

Anre Gurutta Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, Ketua Umum Pondok Pesantren As’adiyah sekaligus Menteri Agama Republik Indonesia, memimpin langsung lantunan shalawat di hadapan ribuan jamaah yang memadati Lapangan Merdeka. Lantunan shalawat tersebut diiringi oleh Syubbanul Khair Ma’had Aly As’adiyah, sehingga santri As’adiyah turut mengambil peran dalam menghidupkan suasana religius pada salah satu agenda utama FDT 2026 tersebut.

Keterlibatan Pondok Pesantren As’adiyah dalam Wajo Bershalawat menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan yang mempertemukan unsur pemerintah, pesantren, tokoh agama, dan masyarakat Wajo dalam satu majelis. Para santri As’adiyah juga hadir bersama masyarakat dan jajaran pemerintah daerah, memenuhi Lapangan Merdeka Sengkang sejak rangkaian acara berlangsung.

Di atas panggung utama, Anre Gurutta Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar tidak hanya memimpin shalawat, tetapi juga menyampaikan tausiyah mengenai pentingnya bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Anre Gurutta mengajak masyarakat untuk memperbanyak shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW serta menghadirkan keteladanan Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam tausiyahnya, Anre Gurutta juga menyampaikan penjelasan mengenai nama lain dari Nabi Muhammad SAW ialah nama Surah Al-Qur’an yaitu Thaha dan Yasin. Anre Gurutta mengajak jamaah untuk terus bershalawat sehingga kecintaan kepada Rasulullah SAW senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat.

Kehadiran As’adiyah dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan keterlibatan pesantren dalam ruang keagamaan dan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Wajo. Melalui Syubbanul Khair Ma’had Aly, para santri tidak hanya hadir sebagai jamaah, tetapi turut terlibat langsung dalam mengiringi lantunan shalawat yang dipimpin Anre Gurutta Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar.

Wajo Bershalawat digelar sebagai bagian dari rangkaian FDT 2026 untuk mengingat Allah SWT dan Rasulullah SAW serta memanjatkan doa bagi keberkahan Pemerintah Kabupaten Wajo dan masyarakat. Kegiatan tersebut diikuti ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Wajo dan masyarakat. Turut hadir Bupati Wajo Andi Rosman, Wakil Bupati Wajo dr. Baso Rahmanuddin, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, santri, serta jajaran pemerintah daerah.

Festival Danau Tempe 2026 mengusung semangat keberagaman budaya sebagai bagian dari promosi pariwisata, produk unggulan daerah, dan pelestarian budaya lokal. Festival ini juga diarahkan untuk mendorong pergerakan ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan potensi daerah.

Dengan keterlibatan Pondok Pesantren As’adiyah dalam Wajo Bershalawat, rangkaian Festival Danau Tempe 2026 tidak hanya menghadirkan agenda kebudayaan dan pariwisata, tetapi juga memperkuat dimensi keagamaan di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menghidupkan pariwisata dan kegiatan ekonomi masyarakat Wajo.(nm)