
Hukum Tradisi “Mappassagena” atau Beli Perabot Rumah Tangga di Bulan Muharram
Pertanyaan:
Dalam masyarakat Bugis terdapat sebuah tradisi “Mappassagena”, yaitu membeli perabot rumah tangga seperti baskom, gayung, hingga bumbu dapur seperti garam pada tanggal 10 Muharram dengan keyakinan dapat mempermudah rejeki. Bagaimana pandangan Islam terkiat tradisi tersebut?
Jawaban:
Membeli perabot rumah tangga pada hari tersebut sejalan dengan perintah nabi untuk menckupi kehidupan keluarga. Nabi Saw. bersabda,
من وسع على عياله في يوم عاشوراء وسع الله عليه في سنته كلها
Artinya, “Orang yang melapangkan keluarganya pada hari Asyura’, maka Allah akan melapangkan hidupnya pada tahun tersebut,” (HR At-Thabarani dan Al-Baihaqi).
Pembelian perabot rumah tangga seperti gayung, ember, dan baskom adalah simbol pengharapan yang dalam Islam disebut dengan tafa’ul.
Al-Munawwir Kamus Arab-Indonesia, disebutkan bahwa makna tafâ’ul
adalah pengharapan akan nasib baik atau optimisme. Dalam tradisi Bugis disebut dengan sennu-sennureng. Sebuah doa yang dilakukan tidak dengan ucapan namun dengan simbol perbuatan.
Tafa’ul dalam Islam tidaklah dilarang hal ini berdasarkan pada hadis Rasulullah Saw.
Dari Abu Hurairah dia berkata: Sesungguhnya Nabi saw. menyukai sikap optimis dan tidak menyukai ramalan kesialan.” (H.R Ibnu Majah)
Menurut Imam an-Nawawi hadits di atas menjelaskan bahwa Nabi Muhammad saw. menyukai tafâ’ul karena apabila seseorang mengharapkan nikmat dari Allah swt. maka dia berada di atas kebaikan pada saat itu
meskipun harapannya tersebut belum tentu diwujudkan.
Hanya saja dalam tradisi membeli perabot rumah tangga di 10 Muharram harus tetap meyakini bahwa hanya Allah lah yang mendatangkan rezeki bukan alat rumah tangga tersebut.
Saddam Husain Amin
Memiliki lahan yang potensial untuk pengembangan dan pemusatan pendidikan, khususnya pendidikan berbasis pondok pesantren. Untuk itu, Pondok Pesantren As’adiyah membuka peluang partisipasi umat dalam mendukung cita-cita luhur tersebut melalui Program Wakaf Produktif.
Hubungi Kami
Meriahkan Kemah Baden Powell’s Day 2025, MAS As’adiyah Putri Sengkang Raih Juara Umum
Santri MTs As’adiyah Putri Pusat Sengkang Raih Prestasi dalam Perlombaan Seni se-Kabupaten Wajo
Guru Madrasah Aliyah Putri Sengkang Raih Juara III Lomba Media Pembelajaran Tingkat Nasional
MAS As’adiyah Putri Sengkang Raih Juara 3 Pada Parade Paskibra Sekolah Tingkat SMA/SMK/MA SE-SULAWESI SELATAN di MAN Wajo
MAS As’adiyah Putra Macanang Raih Juara 3 Parade Paskibra Sekabupaten WajoPondok Pesantren As’adiyah
JL. Masjid Raya No. 100 Sengkang 90941, Sulawesi Selatan Kab. Wajo, Indonesia
