
Media Center As’adiyah – Dalam karya literer yang menggugah, “Riwayatku dan Riwayat Guru Besar KY. H. M. As’ad” karya AG. H. Hamzah Manguluang, terungkaplah sebuah gambaran yang menarik mengenai sosok AG. Sade’. Sebagai bagian dari koleksi buku yang diselidiki oleh Dr. Drs. H. Ahmad Muktamar Badruddin, M.A., karya ini memunculkan catatan yang menimbulkan perbedaan pandangan terkait tahun wafat AG. Sade’. Tahun yang tercantum, yaitu 1953, menunjukkan kontradiksi dengan beberapa penafsiran lain yang mencatat bahwa AG. Sade’ berpulang pada tahun 1952, salah satunya dalam “Riwayat Hidup Almarhum K.H.M. As’ad Pendiri Utama As’adiyah Sengkang – Wajo” oleh AG. H. Daud Ismail.
(Foto AG. As’ad dalam buku karya AG. H. Hamzah Manguluang)
Dalam konteks yang demikian, penampakan foto dalam karya AG. H. Hamzah Manguluang menarik perhatian. Meskipun klaim bahwa foto tersebut menggambarkan AG. Sade’ dan catatan wafat dibawah foto merupakan hal yang sahih, terdapat keberagaman pandangan terkait kesahihan klaim tersebut. Keraguan semakin memuncak saat foto tersebut dibandingkan dengan gambaran lain yang terdapat dalam karya AG. Daud Ismail. Perbandingan tersebut menyoroti perbedaan yang signifikan mengenai gambar dan tahun wafat AG, Sade’.
Foto AG. As’ad dalam buku karya AG. H. Daud Ismail
Dalam dunia akademik dan historiografi, penelusuran akan kebenaran seringkali merupakan proses yang rumit dan penuh tantangan. Foto-foto yang ditemukan dalam buku-buku ini memberikan landasan yang berharga, namun juga menegaskan kompleksitas dan ketidakpastian yang melekat dalam penafsiran sejarah. Oleh karena itu, pemahaman akan kebenaran harus dilakukan dengan cermat dan berdasarkan bukti yang kuat, mengingat bahwa interpretasi dapat bervariasi dan terkadang bertentangan.
Dengan demikian, penelitian terus berlanjut, mengungkapkan lapisan-lapisan yang lebih dalam dari kisah-kisah masa lalu. Meskipun penafsiran mungkin berbeda-beda, upaya untuk mencapai pemahaman yang lebih mendalam tentang tokoh-tokoh bersejarah tetap menjadi tujuan utama dalam studi sejarah yang serius.(nm)
Memiliki lahan yang potensial untuk pengembangan dan pemusatan pendidikan, khususnya pendidikan berbasis pondok pesantren. Untuk itu, Pondok Pesantren As’adiyah membuka peluang partisipasi umat dalam mendukung cita-cita luhur tersebut melalui Program Wakaf Produktif.
Hubungi Kami
Meriahkan Kemah Baden Powell’s Day 2025, MAS As’adiyah Putri Sengkang Raih Juara Umum
Santri MTs As’adiyah Putri Pusat Sengkang Raih Prestasi dalam Perlombaan Seni se-Kabupaten Wajo
Guru Madrasah Aliyah Putri Sengkang Raih Juara III Lomba Media Pembelajaran Tingkat Nasional
MAS As’adiyah Putri Sengkang Raih Juara 3 Pada Parade Paskibra Sekolah Tingkat SMA/SMK/MA SE-SULAWESI SELATAN di MAN Wajo
MAS As’adiyah Putra Macanang Raih Juara 3 Parade Paskibra Sekabupaten WajoPondok Pesantren As’adiyah
JL. Masjid Raya No. 100 Sengkang 90941, Sulawesi Selatan Kab. Wajo, Indonesia
