Media Center As’adiyah — Majelis Da’wah, Fatwa dan Bahsul Masail As’adiyah menerbitkan Panduan Dakwah As’adiyah dalam rangkaian kegiatan Halaqah Nasional Muballigh dan Imam Tarawih As’adiyah yang digelar pada 8 Februari 2026 di Aula Kampus III As’adiyah, Macanang, Kabupaten Wajo. Penerbitan buku ini menjadi bagian dari ikhtiar institusional Pondok Pesantren As’adiyah dalam memperkuat arah dan kualitas dakwah para dai.
Buku panduan tersebut disusun sebagai respons atas keprihatinan terhadap fenomena munculnya sebagian dai dan muballigh As’adiyah yang dinilai telah keluar dari jalur dakwah sebagaimana diajarkan oleh Anre Gurutta. Atas dasar itu, pedoman ini hadir sebagai upaya ilmiah dan moral untuk menghadirkan kembali rel yang jelas dalam berdakwah, agar santri dan alumni As’adiyah tetap berada dalam koridor manhaj, adab, serta tradisi keilmuan yang diwariskan para ulama As’adiyah.
Panduan Dakwah As’adiyah dirancang sebagai buku komprehensif yang membekali muballigh, santri, dan pemerhati dakwah dengan pemahaman serta keterampilan dakwah yang sistematis dan aplikatif. Buku ini disusun dalam beberapa bagian utama, meliputi pengenalan dasar dakwah As’adiyah, materi pokok dakwah, metode dan strategi dakwah, serta etika dan karakter ideal seorang muballigh dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.
Sebagai pelengkap spiritual dan rujukan keilmuan, buku ini juga memuat kumpulan ayat-ayat pilihan Al-Qur’an, hadis-hadis pilihan, serta doa-doa yang relevan dengan pembinaan dai dan aktivitas dakwah. Penyusunan materi dilakukan secara runtut dengan pendekatan yang mengintegrasikan nilai keilmuan, spiritualitas, dan tradisi As’adiyah.
Melalui penerbitan buku ini, Majelis Da’wah, Fatwa dan Bahsul Masail As’adiyah berharap Panduan Dakwah As’adiyah dapat menjadi pegangan penting bagi santri dan alumni. Buku ini diharapkan berfungsi sebagai rel ideologis dan metodologis dalam menjaga marwah, arah, serta kesinambungan dakwah As’adiyah di tengah dinamika kehidupan umat dan masyarakat.