Rabu, 10-07-2024
  • Selamat datang di situs Pondok Pesantren As'adiyah Pusat Sengkang | Telah dibuka Pendafatan Santri Baru Tahun Pelajaran 2024/2025 untuk info selengkapnya silahkan visit psb.asadiyahpusat.org

MI As’Adiyah Sei Nyamuk Peringati Hardiknas

Diterbitkan : - Kategori : Pendidikan
Sebatik Madrasah Ibtidaiyah (MI) As’Adiyah Sei Nyamuk memperingati HARDIKNAS Tepat pada Tanggal 02 Mei 2016 digelar di halaman Sekolah, Petugas petugas Upacara yg bertugas adalah guru dan staff MI As’Adiyah Sei Nyamuk,  Senin 02/05/2016
DSC02814_converted
Sebagai pembina upacara di ambil langsung oleh Kepala Madrasah Sei Nyamuk (H. LA SIDI, S.Pd.I) dalam Pidatonya dikutip dari Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Pada hari pendidikan nasional, 02 Mei 2016. pembaca susunan acara (Iramayanti,S.Pd.I), Pemimpin Upacara (Ahmad Martoni, S.Pd.I), Pembawa Bendera, (hasnah, S.Pd.I, Asri,S.Pd.I, Satria, S.Pd.I), Pembawa Pancasila (Syahrul Apriadi), Pembaca UUD & Doa (Ramadan Najamudin, S.Pd.I & Hj. Siti Nurbayah, S.Pd.I),sebagai  Platon 1 – 4 (abdul rahim, sudarmiati, S.Ag, Asniati, S.Pd.I, Hj.kasma, S.Pd.I) dan sebagai Dirijen (Hasnia, S.Pd.I).
 DSC02828_converted
Singkat Pidato Yang Telah di bacakan oleh pembina upacara yang sempat saya kutip adalah Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia. Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya Indonesia selama era kolonialisme Belanda, ia dikenal karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan.
DSC02835_converted

Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda, dan ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama Taman Siswa setelah kembali ke Indonesia. Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan setelah kemerdekaan Indonesia. Filosofinya, tut wuri handayani (“di belakang memberi dorongan”), digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia. Ia wafat pada tanggal 26 April 1959. Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Alhamdulillah dalam Pelaksanaan HARDIKNAS yang dilaksanakan di halaman MI As’Adiyah Seinyamuk berjalan dengan baik dan kami sangat bangga akan HARDIKNAS ini, mengingat perjuangan pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia (KI Hadjar Dewantara). inilah yang harus selalu di ingat oleh pendidik maupun murid kami,
(Syahrul Apriadi, S.Pd.I)

Pengumuman


  • Pendaftaran Qurban 1444 H

  • Yuk Bayar Bayar Zakat Fitrah !

  • Twibbon PSB 2023

Agenda

Pondok Pesantren As’adiyah

JL. Masjid Raya No. 100 Sengkang 90941, Sulawesi Selatan Kab. Wajo, Indonesia

0853 3344 4993

info@asadiyahpusat.org

www.asadiyahpusat.org